Kultur Jaringan | AlatLaboratoriums.com

Kultur Jaringan | AlatLaboratoriums.com

kultur jaringan – yang terdiri dari dua kata, yaitu kultur yang artinya budidaya sedangkan jaringan yang artinya adalah sekumpulan sel yang mempunyai fungsi dan bentuk yang sama. Jadi kultur jaringan adalah suatu upaya dalam membudidayakan sekumpulan sel yang mempunyai bentuk dan juga fungsi yang sama dalam suatu tanaman, sehingga akan menjadi varietas tanaman baru yang lengkap. PD. karya Mitra Usaha

kultur jaringan

Kultur jaringan diperoleh dengan mengisolasi bagian-bagian dari suatu tanaman tertentu, seperti mata tunasnya, daunnya, dan lain-lain, kemudian menumbuhkan jaringan tersebut dalam suatu wadah tertutup serta tembus cahaya dan menggunakan prinsip yang aseptic (steril), sehingga tanaman tersebut dapat beregenerasi menjadi varietas tanaman baru yang lengkap.

Jaringan yang dipakai untuk kultur jaringan sebaiknya adalah jaringan meristem, yakni jaringan muda dari tanaman yang masih aktif membelah, dindingnya tipis, memiliki plasma penuh, dan memiliki vakuola yang kecil-kecil. Penggunaan sebuah jaringan meristem akan dapat memaksimalkan hasil akhir dari kultur tersebut.

Proses dari kultur jaringan sebenarnya sudah lama dilakukan. Pertama kali penggunaan kultur aringan diuji coba oleh Gottlieb Haberland dengan memakai tanaman mesofil yang teradapat pada tumbuhan monokotil. Teknik yang dipakai dalam melakukan proses kultur jaringan yakni  melalui pertumbuhan tanaman dengan cara vegetative/menggunakan alat Laboratorium Pertanian, yaitu menggunakan suatu irisan bagian dari tanaman/sel/jaringan yang diambil kemudian diletakkan dan dipelihara ke dalam dua media, yaitu media padat serta media cair.

Jenis-jenis kultur jaringan sesuai dengan jaringan yang dipilih dalam melakukan cultur jaringan:

  • Kultur Jaring Polen : yaitu jenis cultur jaringan yang memakai serbuk sari sebagai eksplannya (jaringan yang digunakan untuk melakukan kultur).
  • Kultur Jaring Embrio : yaitu jenis kultur yang memanfaatkan dari bagian tanaman yang berupa embrio tanaman, contohnya misal embrio dari kelapa kopyor.
  • Kultur Jaring Protoplas : yaitu jenis kultur yang menggunakan sel dari jaringan hidup dengan tanpa dinding sebagai eksplannya.
  • Kultur Jaring Kloroplas : yaitu jenis kultur yang memakai kloroplas (sel hijau) suatu tumbuhan dalam membuat tanaman/varietas baru yang lengkap.

Kultur Jaringan Alat Lab | AlatLaboratoriums.com

  • Kultur Jaring Meristem : yaitu jenis kultur yang memakai bagian dari tanaman yang berupa jaringan muda yang masih aktif membelah (meristem) sebagai eksplan kultur.
  • Kultur Jaring Enter : yaitu sebuah jenis cultur jaringan yang memakai bagian dari tanaman yang berupa kepala sari yang digunakan sebagai eksplan.

Syarat-Syarat Dalam Melakukan Teknik Kultur Jaringan

  • Pemilihan Eksplan, yaitu mengambil suatu jaringan untuk dilakukan kultur dan yang digunakan merupakan jaringan muda yang masih tetap aktif membelah. Sehingga nantinya dapat membantu dalam perkembangan jaringan selanjutnya yang nantinya akan tumbuh menjadi tanaman yang
  • Pemilihan Media, yaitu pemilihan media yang baik serta cocok untuk digunakan sebagai media kultur jaringan adalah media yang menyediakan semua macam nutrisi bagi proses dalam pertumbuhan jaringan. misalnya seperti vitamin dan mineral, sumber karbohidrat yang cukup, dan zat pengatur hormone.
  • Pemilihan Lingkungan, yaitu memiliki keadaan lingkungan yang baik dan memenuhi syarat-syarat aseptic sebagai pedoman/prinsip dari suatu kultur jaringan. Yang berarti semua tahapan yang digunakan dalam proses kultur harus steril. Hal ini memiliki tujuan untuk menghindari terkontaminasi dengan kuman maupun bakteri. Sterilisasi eksplan dan juga medianya dapat dikerjakan dalam laminar air flow. Tempat penyimpanannya juga harus terus diperhatikan, yakni tempat yang mempunyai suhu, pencahayaan, serta pengaturan udara yang baik.

Manfaat Dari Kultur Jaringan

  • Dapat menciptakan sebuah tanaman baru yang terbebas dari kontaminasi dari penyakit atau virus dan bakteri.
  • Dapat melestarikan suatu tanaman yang mempunyai sifat yang sama dengan induknya.
  • Dapat memproduksi sebuah tanaman baru dalam waktu yang singkat.
  • Pengerjaannya tidak terpengaruh oleh
  • Untuk menciptakan suatu varietas tanaman baru melalui rekayasa genetik.

admin